Rumah Ternak Ranting NU Jangur, Harmonisasi Koin NU dan Nahdlatuttujjar
Rumah Ternak Ranting NU Jangur, Harmonisasi Koin NU dan Nahdlatuttujjar

Keterangan Gambar : Pengurus Anak Ranting NU Desa Jangur sedang merawat ternak unggas di Rumah Ternak Duck Nadja

nuprobolinggo.or.id - SUMBERASIH - Untuk memaksimalkan gerakan kemandirian ekonomi warga Nahdliyin Pengurus Ranting NU Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo membentuk kepengurusan Nahdlatutujjar.

Pengurus inti diisi Ranting NU sedangkan anggota melibatkan Anak Ranting NU setempat yang mengelola sektor peternakan melalui pendanaan dari hasil Koin Siaga NU.

Sektor kemandirian ekonomi rumah ternak itu ditempatkan di dua titik rumah pengurus Anak Ranting NU setempat, yakni di Dusun Klompang dan Dusun Talang.

Penentuan dua titik rumah ternak itu telah melalui studi banding ke peternak unggas di daerah Kabupaten Lumajang, lokasinya yang strategis dan jauh dari permukiman penduduk menjadikan kawasan tersebut cocok untuk sektor peternakan unggas.

Rumah ternak tersebut telah diluncurkan pada Kamis (23/09/2021) lalu dengan nama Duck Nadja (Entok Nahdlatuttujjar Jangur), selanjutnya pemerataan akan terus dikebut per-dusun minimal 1 rumah ternak.

"Sektor ekonomi Duck Nadja ini kami bentuk karena melihat faktor pendukung ekonomi dalam organisasi itu sangat penting. Fungsi kemandirian ekonomi ini juga dapat menyerap lapangan kerja untuk pengurus NU dan warga Nadliyin," ungkap Ketua Tanfidziyah PRNU Jangur Marzuki Zarkasyi Umar, Selasa (26/10/2021).

Melalui Program Koin Siaga NU Sumberasih geliat sektor ekonomi organisasi berjalan cepat dengan manfaat dan keberadaan NU yang semakin dirasakan warga Nahdliyin.

"Saya mendukung penuh langkah harmonisasi Koin NU dan Nahdlatuttujjar ini, semoga ini menjadi contoh aset besar ranting-ranting NU lainnya sehingga kita bisa benar-benar mandiri secara ekonomi," jelas Rais Syuriah PRNU Jangur, M. Yunus.

Pengelolaan sektor ekonomi dalam organisasi NU diharapkan dapat dilakukan oleh seluruh jajaran NU, mulai dari tingkat Anak Ranting sebagai garda terdepan mengawal masyarakat, hingga tingkat Cabang NU Kabupaten Probolinggo. (M. Yusuf Arief)