Kader NU Bersama Pengurus Ranting Kropak Sepakat Massifkan Koin NU
Kader NU Bersama Pengurus Ranting Kropak Sepakat Massifkan Koin NU

nuprobolinggo.or.id -Pengurus ranting dan dan kader penggerak NU Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo sepakat memassifkan gerakan koin NU. Gerakan ini diharap menunjang kemandirian mejelang 1 abad jam'iyyah.


Kesepakatan dicapai dalam Lailatul Ijtima' di kediaman Rois NU Kropak, Kiai Bakir, Senin (15/11/2021) malam.

Lailatul Ijtima' dihadiri pengurus Ranting NU Kropak dan puluhan kader penggerak NU di desa dengan 4.222 penduduk ini.

Gerakan koin NU akan dikonsentrasikan ke tiap dusun, bahkan hingga tingkat rukun tetangga atau RT melalui kelompok anak ranting.

Dalam pertemuan itu, Kiai Teguh Mahameru, kader penggerak yang juga wakil ketua PCNU Kabupaten Probolinggo mengatakan, program kemandirian melalui gerakan koin NU menjadi salah satu prioritas PWNU Jatim.

Hal itu disampaikan saat PWNU Jatim turba ke Probolinggo, 6 November lalu. "Desa Kropak memiliki kader penggerak NU terbanyak di wilayah Kabupaten Probolinggo barat, dan ini adalah potensi yang perlu dimanfaatkan," katanya.

Ustadz Jamaluddin Alghozi dan Ustadz Mahrus Mahmud, selaku jajaran PC Lazisnu Kabupaten Probolinggo yang hadir dalam Lailatul Ijtima', memberikan masukan dan penjelasan tentang program dan pemanfaataan Koin NU.

Di Kabupaten Probolinggo, PC Lazisnu menyebar sedikitnya 700 kaleng untuk menyokong gerakan tersebut.

Kaleng tersebar di sebelas kecamatan di wilayah kerja PCNU Kabupaten Probolinggo. Meliputi Tongas, Sumberasih, Lumbang, Wonomerto, Bantaran, Kuripan, Sumber, Leces, Tegalsiwalan, Sukapura, dan Kecamatan Dringu.

Diketahui, gerakan Koin NU bermula dari PCNU Sragen, Jawa Tengah pada 2015. Empat tahun berjalan, kaleng yang tersebar sebanyak 4100 buah dengan pendapatan miliaran rupiah.

Dana yang terkumpul digunakan untuk program sosial. Termasuk membiayai program Nahdlatul Ulama. (Jamaluddin Al-Ghazi)